Geger! Ada Amalan Penggugur Kandungan

doa penggugur kandungan

Amalan Penggugur Kandungan – Hal mengejutkan datang dari salah satu pasal dalam Kitab Mujarobat, ketika kami membuka kitab klasik ini kami menemukan ada sebuah Amalan Penggugur Kandungan. Padahal kita semua tahu bahwa dalam islam ‘menggugurkan kandungan’ atau aborsi ini HARAM hukumnya.

Pasalnya Kitab Mujarobat ini sering menjadi rujukan oleh umat muslim untuk pengobatan dan tujuan lainnya. KItab ini berisi banyak ayat-ayat Al-Qur’an yang diamalkan sesuai dengan fungsinya masing-masing, baik itu kerezekian, perlindungan, dan penglarisan.

Namun sangat aneh dan tidak wajar apabila kitab yang diyakini dan sering menjadi rujukan umat muslim ini berisi amalan penggugur kandungan. Karena dalam agama Islam pun ada beberapa hukum yang melarang pengguguran kandungan, bahkan banyak ulama yang mengharamkannya jika tiada udzur.

Sebelum mengetahui tujuan amalan pengugur kandungan di dalam Kitab Mujarobat ini ada baiknya Anda mengetahui beberapa hukum menggugutkan kandungan dalam Islam. Berdasarkan sudut pandang fiqih, menggugurkan kandungan digolongkan menjadi lima macam. Berikut hukumnya:

Aborsi Spontan (al-isqâth al-dzâty)

Yaitu janin yang gugur secara alamiah tanpa adanya paksaan dari luar, biasanya disebabkan oleh kelainaan genetis (kromosom). Jika kelainan ini masih tumbuh berlanjut, kelainan kromosom ini tidak memungkinkan mudhghah tumbuh normal. Sehingga jika tidak gugur, ia akan tumbuh dengan cacat bawaan.

Aborsi karena Darurat atau Pengobatan (al-isqâth al-dharry/al-‘ilâjiy)

Aborsi jenis ini dilakukan karena ada indikasi fisik yang dapat mengancam keselamatan ibu jika kehamilannya dilanjutkan. Jika mengorbankan janin resikonya lebih rendah, maka aborsi ini diperbolehkan.

Hal ini didukung oleh kaidah fiqih yang mendukung: “Yang lebih ringan di antara dua bahaya bisa dilakukan demi menghindari resiko yang lebih membahayakan.”

Aborsi secara Khilaf atau tidak disengaja (Khatha’)

Jenis aborsi ini dilakukan secara tidak sengaja, misalnya ada suatu kecelakaan yang dialami oleh ibu hamil tanpa kesengajaan dari pihak lain. Misalnya seorang ibu yang hamil berkendara, tiba-tiba ada yang menabraknya dari arah tertentu yang mengakibatkan keguguran.

Namun menurut fiqih, pihak yang bersangkutan ini diwajibkan untuk bertanggung jawab atas perbuatannya. Jika janin yang keluar meninggal dunia, wajib untuk memberikan uang kompensasi bagi keluarga janin.

Aborsi menyerupai Kesengajaan (syibh ‘amd)

Aborsi ini dilakukan menyerupai kesengajaan, misalnya ketika seseorang yang ada unsur menyakiti wanita hamil. Dan atas tindakannya membuat wanita hamil itu keguguran, padahal serangan itu tidak diniatkan untuk meggugurkan kandungan.

Menurut fiqih, orang yang melakukannya harus diberi hukuman, dan hukuman semakin berat jika janin yang keluar dari perut ibunya sempat menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Hukumannya adalah penyerang dikenai diyat kamilah jika ibunya meninggal yaitu setara dengan 50 ekor unta dan ditambah dengan 5 ekor unta (ghurrah kamilah) atas kematian bayinya.

Aborsi Sengaja atau secara Terencana (al-‘amd)

Jenis aborsi ini adalah aborsi yang sengaja dilakukan oleh wanita hamil dengan meminum obat-obatan tertentu, jasa dukun aborsi, atau bantuan dokter.

Aborsi jenis ini termasuk yang diharamkan, hukum ini jelas karena tindakan sengaja mengugurkan kandungan sama dengan tindakan menghilangkan nyawa dengan sengaja. Dianggap berdosa bagi pelakunya, menurut fiqih seoadan dengan nyawa dibayar dengan nyawa (qishash).

Dengan mengetahui beberapa hukum mengugurkan kandungan tersebut, maka setidaknya dapat dijadikan alasan mengapa seseorang menggugurkan kandungan. Jika ada udzur tertentu yang menurut fiqih diperbolehkan, maka menggugurkan kandungan ini ada syaratnya.

Lalu Untuk apa Amalan Penggugur Kandungan dalam Kitab Mujarobat?

Amalan Penggugur Kandungan di dalam kitab Mujarobat ini bisa jadi ditujukan untuk orang-orang tertentu yang sesuai udzur fiqih boleh untuk menggugurkan kandungan. Oleh karena itulah amalan-amalan ini menjadi alternatif bagi yang membutuhkannya.

Jika wanita yang ingin menggugurkan kandungan tanpa adanya udzur yang tertuang pada hukum menurut ulama fiqih. Dan menggugurkannya secara sengaja, maka hukumnya haram.

Amalan Penggugur Kandungan (Aborsi)

Amalan berikut ini adalah amalan untuk menggugurkan kandungan (abosri) bagi wanita yang ada udzur sesuai ketentuan dan hukum menurut ulama fiqih di atas. Berikut adalah amalan dan cara pengamalannya menurut Kitab Mujarobat:

Doa untuk menggugurkan kandungan

amalan penggugur kandungan islam

Artinya

“Sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi agar tidak lenyap, begitu juga aku menahanmu, wahai anak (…binti…), agar engkau menetap di tempat dan gudangmu, dengan kuasa Allah Yang memiliki semua yang diam di malam dan siang hari, dan Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui. Tetaplah di tempatmu dengan keluhuran Allah (3 kali), tetaplah di tempatmu, wahai anak (…binti…), dengan kuasa Allah yang siapa saja di langit dan di bumi berserah diri pada-Nya, dalam keadaan suka atau tidak suka, dan kepada-Nya mereka dikembalikan. Mereka tinggal dalam gua selama 300 tahun dan ditambah 9 tahun, tiada daya dan kekuatan, kecuali dengan pertolongan Allah yang Maha Tinggi dan Maha Agung.”

Cara Pengamalan

Cara mengamalkannya adalah dengan menulis kalimat diatas pada kain. Setelah kain itu ditulis, kain itu ditutup dan dikenakan pada wanita yang ingin melakukan aborsi. Atas izin Allah SWT dengan itikad yang baik, insya Allah apapun hajat yang dituju akan tercapai.

penggugur kandungan
Amalan dalam Kitab Mujarobat ini Obat Corona?
mujarobat penggugur kandungan
Benarkah Kitab Mujarobat adalah kitab sihir?
aborsi yang aman
7 Tanda Anak Diganggu Jin dan Cara Mudah Mengatasinya