Fakta tentang Anak Indigo lewat Fisik?

fakta tentang anak indigo

Anak indigo yang sebenarnya tidak semudah ketika Anda mengamati orang sebatas cantik atau ganteng, pendek atau tinggi, gemuk atau kurus, dan seterusnya. Yang artinya, indigo tidak bisa diamati secara fisik!

Saya yakin haqul yaqiin… Anda tentu pernah saja menemukan orang-orang yang mengaku indigo, bisa melihat hantu, bisa membaca perasaan, membaca pikiran, blah blah blah dan seterusnya…

Baik, berhenti di sini, jika Anda tidak setuju dengan saya silakan berhenti membaca dan jangan pernah kembali lagi ke sini.

Saya tidak pernah ada masalah dengan beberapa orang yang mengaku dia indigo, anak titisan dewa/dewi, balung kuning, atau bahkan yang mengaku keturunan wali sekalipun.

Saya pribadi selalu menerangkan, eh bukan menerangkan karena saya bukan departemen penerangan. Maksud saya ingin menjelaskan menurut sudut pandang pribadi dan pengalaman empiris yang pernah saya alami selama berkecimpung di dunia spiritual, metafisika, pokoknya dunia yang sama sekali tidak masuk di akal manusia normal, karena itu lah sebutannya “paranormal”.

Peluang bagi seseorang untuk mendapatkan ‘kemampuan’, mohon maaf saya ulangi maksud saya ‘penyakit, ya indigo adalah penyakit. Yang mana secara pseudosains (baca: irasional yang dirasionalkan) dapat dapat dikategorikan ke dalam penyakit mental (mental illness).

Bagi Anda yang mengaku indigo apa yakin masih berkeinginan untuk menjadi indigo-indigo-an?

Ya itu pilihan hidup Anda, namun saya hanya sedikit ingin memberikan penjelasan beberapa fakta mengenai apa itu indigo yang sebenarnya.

Apa Fakta tentang Anak Indigo Sebenarnya?

Saya tidak akan nyomot artikel di internet atau di media maya youtube, facebook, atau whatsapp keluarga. Karena 99,9% saya pastikan itu adalah ‘gorengan’.

Saya akan menjelaskan mengenai sudut pandang saya pribadi, tentu seperti yang saya alami di dunia ke-paranormalan.

Fakta indigo yang pertama adalah bahwa anak yang disebut indigo mengalami pengalaman spiritual sebelum dirinya dilahirkan, atau dapat saya duga ketika berada di dalam rahim sang ibu.

Hanya sedikit saja anak-anak yang benar bisa disebut sebagai anak indigo. Sedikitnya yang saya temui pun mereka merasa resah dengan kehidupannya, depresi karena penuh tekanan, tidak ada seorangpun bisa mengendalikannya.

Dan fakta menariknya, mereka sendiri tidak mampu mengendalikan naluri batinnya, saya yakin sepenuhnya bahwa alam semesta, dunia ini dipenuhi dengan bermacam energi, tentu menjadi pegangan saya hingga saat ini untuk bermanfaat bagi sesama.

Fakta selanjutnya adalah bahwa anak indigo itu tidak bisa memastikan, apakah yang dilihatnya memang makhluk astral sebangsa jin seperti khodam, qorin, mayat gentayangan dan sebagainya.

Karena apa? Ya, tidak ada yang bisa membuktikan kebenarannya, dan kembali bertemu dengan saudara saya seorang psikolog, dugaan terbaik itu hanyalah halu!

Lalu bagaimana cara membedakan anak indigo yang sebenarnya dan hanya halu?

Akan berlanjut di pembahasan saya yang selanjutnya silakan klik di sini