Jika Suami Izin Poligami, Lakukan ini!

jika suamu izin poligami

Jika Suami Izin Poligami – Bagi para istri, poligami menjadi momok yang begitu menakutkan di dalam rumah tangganya. Istri yang mencintai suami akan merasakan cemburu yang teramat besar. Namun sudahkah para istri tahu hakikat dari poligami itu, dan apa yang harus dilakukan ketika suami berpoligami?

Meskipun poligami merupakan salah satu syariat islam, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjalankannya. Poligami bisa jadi indah, bisa juga menjadi mala petaka bagi bahtera rumah tangga. Oleh karena itu banyak hal yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan.

Dalam Islam, poligami hukumnya berbeda-beda antara wanita satu dengan lainnya. Maksudnya ada udzur khusus antara wanita satu dengan wanita lain. Meskipun poligami disunnahkan oleh Baginda Rasulullah SAW, namun para suami hendaknya tidak melakukan poligami dengan dalih menjalankan sunnah nabi.

Bagi para istri, jika suami ingin berpoligami maka para istri bisa melakukan hal yang kami jabarkan di bawah ini.

Hal yang Dilakukan Istri Jika Suami Izin Poligami

Ketika suami izin untuk melakukan poligami, hendaknya istri perlu melakukan beberapa pertimbangan. Bukan lantas melarang suami untuk melakukan poligami.

Poligami dapat diibaratkan seperti sedekah, membutuhkan keikhlasan dan kerelaan batin. Bagi suami maupun istri, poligami akan bisa menjadi indah apabila masing-masing pihak ridho dan sesuai yang disunnahkan oleh Baginda Rasulullah SAW.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu dilakukan oleh istri jika suami izin poligami.

Introspeksi Diri

Hal pertama yang harus dilakukan adalah introspeksi diri. Apakah sebagai wanita sudah bisa menjadi istri yang baik atau belum, mengapa suami sampai ingin berpoligami, adakah kekurangan dari istri yang membuat suami ingin berpoligami.

Jika ada kekurangan baik lahir maupun batin dari istri, maka ini juga bisa lebih dipertimbangkan oleh istri. Namun perlu diingat bahwa, setiap manusia memiliki kekurangan dan kelebihan, tidak ada manusia yang sempurna.

Kekurangan istri yang menjadi masalah adalah jika secara jasmaniah istri menyadari tidak bisa memberi momongan dari pernikahannya. Maka harus ada keridho-an dari istri, para suami tentu ingin dikaruniai momongan.

Secara rohaniyah, apakah istri mampu atau tidak menjalankan kehidupan sebagai istri. Melayani suami, mengurus rumah tangga, mendidik anak-anak. Jika istri memiliki kesibukan hingga lalai dalam kewajiban utama sebagai istri, maka bisa menjadi alasan suami untuk berpoligami.

Beri Penilaian kepada Suami

Memastikan apakah suami sudah bisa secara penuh menjalankan kewajiban sebagai kepala keluarga, menafkahi keluarga, membimbing keluarga ke jalan yang benar. Jika belum maka perlu adanya pertimbangan lagi.

Karena Rasulullah SAW pun sangat mempertimbangkan dengan cermat ketika beliau akan berpoligami. Rasulullah SAW berpoligami memang dengan perempuan yang sangat membutuhkan bimbingan seorang pemimpin.

Rasulullah berpoligami dengan berpikir secara mendalam, sehingga memutuskan untuk menikahi istri-istrinya. Dengan alasan wanita tersebut ditinggal mati suami ketika berjihad, tidak ada yang mau menikahi maupun alasan lain.

Masalahnya adalah zaman sekarang para suami ingin berpoligami tidak jelas alasannya, dan wanita yang dipilih untuk berpoligami pun yang masih mudah dan segar. Ini bisa jadi melabeli syahwatnya dengan sunnah Rasulullah SAW.

Tanyakan Kemantapan Hati Suami

Tanyakan alasan suami yang akan berpoligami, akan berpoligami dengan wanita seperti apa. Kemudian relasikan dengan diri anda setelah melakukan introspeksi diri. Jika ketika melakukan introspeksi diri, kekurangan istri tidak mampu melayani suami, maka alasan itu bisa diterima.

Jika alasan tidak bisa diterima oleh istri karena tidak masuk akal atau didasarkan atas dasar syahwat, istri berhak menolak, karena seperti yang sudah kami singgung diawal bahwa poligami ibaratnya seperti sedekah, butuh keridhoan istri.

Karena akan memikul tanggung jawab yang berat. Bertanggung jawab atas istri-istri dan keluarga, apakah suami bisa adil kepada istri satu dengan yang lain, tentunya akan bertambah tanggung jawabnya.

Seperti yang telah dijelaskan dalam firman-Nya, “Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.” [An-Nisaa’/4: 3].

Ada Keridhaan antara Suami dan Istri

Poligami adalah sesuatu yang ada di dalam sunnah, berkenaan dengan aqidah seseorang. Jangan sampai sunnah atau ha-hal yang ada di dalam islam tercoreng karena diingkari oleh hamba-Nya.

Dapat menjadi amalan yang baik bagi suami maupun istri, baik suami maupun istri harus memegang teguh syariat Islam. Jika suami berpoligami dan bisa adil kepada istri-istrinya, dan karena udzur yang membuat istrinya rela untuk dipoligami. Maka akan terjadi hubungan yang indah di rumah tangga tersebut.

Kecemburuan istri jangan sampai mengingkari syariat nabi, berfikirlah matang untuk kebahagiaan bersama, suami juga memiliki hak atas istrinya, begitupun sebaliknya. Apabila ada hak yang belum bisa dipenuhi oleh istri atau suami maka hendaknya mencari jalan yang baik dengan musyawarah.

Agar Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah

Memiliki hubungan pernikahan yang sakinah tentu sudah menjadi impian bagi semua orang, dan dalam ajaran agama Islam pun demikian. Jaminan dari Allah SWT bahwa dengan pernikahan akan membuat diri setiap hamba-Nya merasa tenteram.

Firman Allah:

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS ar-Rum: 21). 

Berikut ini adalah manfaat yang telah dirasakan oleh beberapa klien yang telah memahar Batu Tasbih Mahabbah Sakinah atas izin Allah SWT apapun yang dikehendaki dengan niat baik, insya Allah akan dihijabah:

  • Rumah Anda akan diayomi oleh pancaran energi dari batu tasbih mahabbah sakinah,
  • Mendapatkan rasa tenang, tenteram, dan damai,
  • Ketika ada masalah besar atau kecil, Anda dan pasangan akan lebih tenang dan cenderung mengambil hikmah dari kejadian,
  • Anda dan pasangan Anda akan saling mengalah jika ada suatu kesalahan,
  • Meningkatkan perasaan saling percaya dan saling memahami antara suami dan istri,
  • Dijauhkan dari emosi negatif,
  • Keluarga akan betah di rumah dan menjadi ramah,
  • Suasana rumah akan menjadi damai,
  • Hawa rumah menjadi sejuk, meskipun di luar udaranya panas, tapi seperti ada angin sejuk yang masuk,
  • Jika belum dikarunai anak, energi pancaran dari batu tasbih ini akan membuat istri berpeluang untuk lekas hamil,
  • Dijauhkan dari gangguan jin yang sifatnya merusak,
  • Anak-anak Anda akan mendapat keberkahan dari rumah tangga yang harmomis,
  • Jika ada masalah, suami-istri akan saling memaafkan satu sama lain.

Selengkapnya silakan baca DI SINI