Cara Bijak Menyikapi Suami Bohong Soal Keuangan

suami bohong soal keuangan

Suami bohong soal keuangan – wanita adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang sangat peka. Naluri bawaan wanita itu masya Allah, luar biasa.

Bisa mendeteksi kebohongan orang lain, apalagi kebohongan suami. Apalagi suami yang bohong soal keuangan, wah ini menyangkut hal agak sensitif jadi saya harus hati-hati.

Karena klien saya banyak yang bertanya perkara ini, jadi saya kupas tuntas saja langsung di tulisan saya kali ini.

Jadi saya tidak perlu lagi balas chat curhatan satu-persatu. Bagi Anda yang mungkin senasib dengan para klien saya yang ‘dibohongi’ suaminya soal keuangan. Silakan boleh disimak cara bijak menyikapi suami bohong soal keuangan.

Cara Ampuh Mengatasi Suami Bohong Soal Keuangan

Baiklah, sebelum kita menuju cara untuk menyelesaikan masalah yang Anda hadapi. Ada baiknya Anda para istri semua wajib untuk muhasabah (introspeksi diri), mencari tahu, membongkar.

Apa yang dibongkar?

Ya jelas, alasan mengapa suami Anda begitu, mengapa suami Anda kok sampai tega berbohong masalah keuangan.

Silakan lakukan langkah pertama ini dulu, karena beberapa waktu lalu saya menangani klien yang nasibnya serupa, ternyata dia (klien saya) yang salah, boros dan menghamburkan uang yang seharusnya untuk kebutuhan primer keluarga.

Jika Anda sudah menemukan alasan atau penyebab mengapa suami Anda sampai tega berbohong soal keuangan.

Maka berikanlah perhatian yang lebih kepada suami Anda, memberikan perhatian tidak harus dengan cara yang lebay, cukup bantu dia untuk menyiapkan keperluan yang dibutuhkannya sehari-hari.

Lakukanlah secara istiqomah, secara terus menerus dalam jangka waktu yang panjang. Mengapa harus melakukan ini?

Ya, memang harus, tujuannya adalah untuk mendapatkan kembali perhatian suami Anda. Karena salah satu alasan suami bisa sampai berbohong adalah Anda kurang memerhatikannya, Anda terkecoh!

Bersikaplah terbuka, ceritakan apapun yang Anda alami setiap harinya, baik itu kabar gembira atau kabar menyedihkan.

Apa tujuannya?

Tujuannya adalah agar suami terbuka juga kepada Anda tentang kesehariannnya, nah pada tahap ini Anda sudah akan berhasil untuk mendapatkan kepercayaannya kembali.

Lakukanlah langkah tersebut di atas secara terus menerus, kunci menghadapi suami adalah dengan kesabaran.

Pernahkah Anda mendengar pepatah jawa mengatakan, “suro diro joyo ningrat, lebur dening pangastuti” yang artinya semua bentuk angkara murka yang bertahta dalam diri manusia akan dapat dihilangkan dengan sifat sifat lemah lembut, kasih sayang dan kebaikan.